Penjaminan Kepabeanan (Customs Bond) - PT Mitra Penjaminan Nasional

Penjaminan Kepabeanan (Customs Bond)

Penjaminan Kepabeanan (Customs Bond)

Penjaminan Kepabeanan (Customs Bond) adalah jenis produk penjaminan yang diterbitkan oleh Perusahaan Penjaminan (Surety Company) untuk kepentingan Terjamin (Principal) yang memiliki kewajiban kepada pihak lain yakni Penerima Jaminan (Obligee) di bawah suatu perjanjian berdasarkan Proforma Pemberitahuan Import Barang (PIB).


Menurut PMK (Peraturan Menteri Keuangan) Nomor 259/PMK.04/2010 tentang Jaminan dalam Rangka Kepabeanan disebutkan dalam Bab I Pasal 1 bahwa jaminan dalam rangka kepabeanan (yang selanjutnya disebut Jaminan) adalah garansi pembayaran pungutan negara dalam rangka kegiatan kepabeanan dan/atau pemenuhan kewajiban yang disyaratkan dalam peraturan kepabeanan yang diserahkan kepada Kantor Pabean.


Dalam pelaksanaan ekspor impor barang, Customs Bond menjadi dokumen sah bagi PPJK (Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan) dan/atau Importir untuk memperoleh pengesahan PIB dari Bank Devisa. Customs Bond mutlak diperlukan guna pengesahan PIB (Pemberitahuan Impor Barang) di Bank Devisa dan selanjutnya untuk pengeluaran atau pengurusan barang atau bahan impor. 


Customs Bond tersebut diterbitkan oleh Perusahaan Penjaminan selaku Surety (Penjamin) atas dasar adanya Perjanjian Kerja Kepabeanan yang dilakukan antara Importir dan atau PPJK selaku Principal (Terjamin) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai selaku Obligee. Atas dasar adanya perjanjian tersebut, Importir dan atau PPJK mendatangi Perusahaan Penjaminan (atau melalui agency) yang telah ditunjuk dan disetujui oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk dapat menerbitkan Customs Bond


Dengan demikian, pihak-pihak yang terkait dengan Customs Bond adalah  :

1. Surety yaitu perusahaan penjaminan yang mempunyai ijin usaha di Indonesia untuk melakukan penutupan Customs Bond.

2. Principal (Terjamin) adalah perusahaan yang mendapat fasilitas penangguhan atau pembebasan pungutan negara dan terikat kewajiban yang timbul dari fasilitas tersebut.

3. Obligee (Penerima Jaminan) adalah Menteri Keuangan atau Pejabat yang ditunjuk seperti Direktur Jenderal Bea dan Cukai atau Kepala Bapeksta Keuangan.


Beberapa kegiatan kepabeanan yang menggunakan Jaminan Customs Bond antara lain :

a. Pengeluaran barang impor untuk dipakai;

b. Pembebasan impor tujuan ekspor;

c. Penundaan pembayaran yang ditetapkan secara berkala atau menunggu keputusan pembebasan atau keringanan;

d. Pengeluaran barang dari tempat penimbunan berikat; dan

e. Pengajuan keberatan.




Please write your comments

Lokasi Kami